Tips Pramuka

Perhatikan 2 Hal Penting Ini Saat Membina Pramuka Penggalang

membina pramuka penggalang

Pramuka penggalang terlihat senang saat ingin saling bersalaman dengan presiden. Ini memperlihatkan bahwa penggalang selalu aktif dan antusias terhadap hal baru.

by: merantione.com

Membina penggalang berarti mendalami dunia penggalang. Seorang pembina harus mampu memahami kebutuhan pramuka penggalang. Tidak hanya mengajarkan ilmu kepramukaan, tapi juga memberikan yang penggalang butuhkan. Oleh karena itu, seorang pembina harus memperhatikan beberapa hal ini dalam membina pramuka penggalang.

Membina pramuka penggalang tidaklah mudah

Seorang pembina pramuka penggalang perlu keahlian khusus untuk bisa mengetahui keinginan anggotanya. Sehingga ini tidak akan mudah dilakukan apalagi jika anggota penggalangnya cukup banyak. Jadi cobalah lakukan beberapa hal ini saat membina pramuka penggalang.

Kenali dan pahami sifat pramuka penggalang

Usia penggalang adalah usia remaja yang sedang mengalami perkembangan yang berubah-ubah. Oleh karena itu, seorang pembina harus bisa mengenali dan memahami sifat dari pramuka penggalang itu sendiri.

Usia penggalang biasanya memiliki sifat yang pemberani dan percaya diri. Usia penggalang tidak suka diperlakukan seperti anak kecil dan tidak suka diperintah. Melainkan lebih suka melakukan sesuatu karena kemauannya sendiri. Disnilah seorang pembina harus bisa menyesuaikan dengan sifat penggalang.

>  Jangan Sepelekan Pramuka, Perhatikan Cara Melatih Penggalang Ini

Selain berani dan percaya diri, pramuka penggalang itu cerdas dan selalu banyak bertanya. Seorang penggalang juga memiliki sifat dinamis, tidak mau diam, dan cenderung mengalami perubahan dengan cepat.

Pramuka penggalang akan lebih mudah terpikat pada seseorang yang memberinya perhatian. Sehingga akan menanggapi perhatian itu dengan cara membalasnya. Oleh karena itu, pramuka penggalang bisa mempunyai sifat setia kepada teman atau sahabatnya.

Ketahuilah aspirasi dan kebutuhan penggalang

Seorang pembina, tidak bisa hanya memperhatikan dan memahami sifat penggalang saja. Melainkan harus mengetahui aspirasi dan materi yang dibutuhkan pramuka penggalang. Aspirasi penggalang haruslah ditemukan sehingga bisa dijadikan sebagai referensi untuk melakukan kegiatan yang menarik. Untuk menemukan aspirasi tersebut, bisa dilakukan dengan cara yang formal dan nonformal.

>  Inilah 6 Cara Mengeringkan Pakaian Anti Bau Apek Saat Musim Hujan

Cara formal untuk mengetahui aspirasi penggalang bisa dilakukan melalui forum khusus, wawancara, atau melalui musyawarah. Sedangkan untuk cara nonformalnya bisa dilakukan dengan cara pendekatan pembina dengan pramuka penggalang. Seorang pembina bisa bergaul dengan penggalang sambil melakukan pengamatan. Sehingga bisa menemukan aspirasi dari penggalang tersebut.

Dengan mengetahui aspirasi dari pramuka penggalang, tentu seorang pembina juga harus bisa memperhatikan kebutuhannya. Karena kebutuhan penggalang dengan pembina pasti akan berbeda. Dengan memperhatikan aspirasi dan kebutuhannya, maka pembina bisa membuat materi dan kegiatan yang sesuai untuk pramuka penggalang.

Membina itu terlihat mudah, namun jangan disepelekan

Membina pramuka penggalang memang terlihat mudah namun bisa saja sulit dilakukan. Namun meski terlihat mudah, jangan menyelepekannya. Oleh karena itu, pembina haruslah berkualitas sehingga bisa melahirkan pramuka yang berkualitas. Menjadi pembina tidak hanya mengajar, tapi juga mendidik penggalang agar memiliki karakter yang baik.

Media Komunitas Pramuka Indonesia

Jl. Taman Pramuka No. 47 Bandung
Jawa Barat, Indonesia 40114

email: media@scout.id

QR Code Scout.ID

Copyright © 2017, Scout.ID.
Dikelola oleh SAKA KOMINFO

To Top