Jawa Barat

Monolog Inggit Garnasih: Angkat Kisahnya Lewat Olah Seni dan Rasa

Dengan penuh penjiwaan Lely May dari Komunitas API Bandung memerankan tokoh Perempuan Sunda Inggit Garnasih pada Pementasan Monolog Inggit Garnasih di Auditorium Museum Sribaduga, Kamis (22/3/2018).

Bandung – Berawal dari sebuah ide mengenang kembali kisah hidup Inggit Garnasih sebagai tokoh wanita Sunda dalam perannya mendukung perjuangan menuju kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Komunitas API Bandung mengangkatnya lewat olah seni dan rasa monolog Inggit Garnasih.

Sejak 2014 hingga saat ini pementasan monolog Inggit Garnasih telah dilaksanakan diberbagai tempat. Mulai dari Kota Bandung hingga beberapa kota di pulau Jawa.

“Setiap pementasan monolog selalu diwarnai dengan penekanan tema yang berubah-ubah seperti yang saat ini tengah dipentaskan, kami mengambil tema perempuan pemantik semangat global,”ujar Lely Mai, pemeran Inggit Garnasih di sela pementasan monolog Inggit Garnasih di Auditorium  Museum Sri Baduga, Jalan BKR No. 185 Bandung, Kamis (22/3/2018).

“Kami ingin penonton khususnya kaum muda ketika menyaksikan pementasan ini bisa ikut terpantik atau terpacu semangat yang dimiliki Inggit Garnasih bagaimana Ia sebagai istri dari Bung Karno kala itu ikut menggelorakan semangat pergerakan menuju Indonesia merdeka,”Jelas Laly.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara milangkala 130 tahun Inggit Garnasih yang dilaksanakan mulai dari 20, 21 dan 23 Maret 2018.

Pesan Moral Bagi Kaum Perempuan

Pementasan monolog Inggit Garnasih tidak sekedar menceritakan kisah hidup pribadinya bersama Bung Karno. Sikap dan semangat agar bangsa dan negara Indonesia merdeka bisa menjadi pesan moral bagi kaum muda saat ini, tidak hanya membangun badannya tapi juga jiwanya.

“Acara yang sifatnya mengedukasi seperti ini jarang di tampilkan dan kebanyakan dari cerita lainnya lebih memunculkan sisi hiburan, kandungan pesan moralnya tidak ada. Karena itu, khusus untuk kaum perempuan monolog Inggit Garnasih bisa dijadikan contoh bagaimana perjuangan seorang perempuan mampu menghadapi berbagai persoalan hidup termasuk persoalan yang membelit bangsanya,”ucap salah satu penonton, Ayna Putri Febriana.

Pihak Museum Sribaduga dalam hal inipun menilai pementasan monolog Inggit Garnasih merupakan sarana informasi bagi masyarakat siapa Inggit Garnasih dan peranannya dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Monolog Inggit Garnasih diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi seluruh generasi muda dalam membentuk kehidupannya di masa datang,” harap Iip dari Museum Sri Baduga.

Sumber : Benny K/ Scout.id

Media Komunitas Pramuka Indonesia

Jl. Taman Pramuka No. 47 Bandung
Jawa Barat, Indonesia 40114

email: media@scout.id

QR Code Scout.ID

Copyright © 2017, Scout.ID.

To Top