in

Barcelona seharusnya tidak menerima kembali Neymar

Jika pemain Brazil itu ingin menjadi yang terbaik di dunia, ia seharusnya tidak pernah bergabung dengan Paris Saint-Germain, menurut rekan se-negaranya.

Dilansir dari media dan berita bola ESPN, mantan striker Brazil Giovane Elber merasa Barcelona seharusnya tidak menandatangani kembali Neymar saat ia mempertanyakan keputusan pemain depan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Neymar, usia 28, dikaitkan dengan kembalinya ke Barca, hampir tiga tahun setelah bergabung dengan PSG dengan biaya  rekor dunia 222 juta euro.

Tetapi Elber, yang mebintangi Bayern Munich dan bermain 15 pertandingan untuk Brazil selama karirnya, mengatakan raksasa La Liga sebaiknya tidak membawa Neymar kembali ke Camp Nou.

Ditanya oleh Cadena SER apakah Barca harus menandatangani Neymar lagi, Elber berkata :”Tidak. Ketika dia meninggalkan Barcelona, bagi saya tidak ada kemungkinan kembali ke Barcelona.

Elber menambahkan lagi :”Bagi saya, Neymar berperilaku sangat buruk terhadap Barca, karena ketika dia ingin meninggalkan Barcelona dia mengatakan dia ingin menjadi yang terbaik di dunia.

“Tetapi demi Tuhan, Anda tidak akan menjadi yang terbaik di dunia jika bermain untuk PSG. Untuk itu Anda harus pergi ke Real Madrid atau Barcelona untuk memenangkan Liga Champions.

“Saya percaya bahwa PSG masih tidak akan bisa memenangkan Liga Champions dalam tiga atau empat tahun ke depan.”

Neymar telah memenangkan tiga gelar Ligue 1 di antara banyak trofi domestik sejak tiba di PSG, kedatangan terakhir musim ini yang dinyatakan selesai karena gangguan yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Di tengah hubungan terus-menerus dengan Barca yang juga hadir selama bursa transfer musim panas lalu, Neymar menegaskan bahwa dia berkonsultasi untuk mendapatkan kembali kebugaran agar dapat bersaing di kompetisi Eropa.

“Tujuannya adalah untuk kesiapan mereka ketika menandakan kembalinya kegiatan klub, jadi saya bisa berada dalam kondisi terbaik,” kata pemain 28 tahun itu.

“Saya disini berlatih keras dengan ritme dan frekuensi yang sama dengan yang saya lakukan dengan klub. Latihan sebenarnya lebih sulit, dengan lebih banyak kegiatan untuk mengimbangi kurangnya permainan.”

“Tentu saja saya merindukan kompetisi, tetapi pelatih kebugaran Ricardo Rosa membuat sebuah program yang telah saya ikuti di surat itu.”

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Report

What do you think?

Budak Jalang

Indahnya Taman Simalem Resort Buat Betah Liburan