delivering goodnews
#SetiapPramukaAdalahPewarta

Empat Pramuka Penggalang Kayuh Sepeda Sejauh 8 Km Kembalikan Dompet Temuan

Blitar – Kisah empat pramuka penggalang Kota Blitar menjadi viral di media sosial setelah mengembalikan dompet berisi uang Rp 900.000 yang ditemukan di pinggir jalan ke pemiliknya. Perliaku jujur tersebut diunggah oleh pemilik dompet di akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum, Selasa (6/8/2019).

“Saya memfoto mereka diam-diam saat di rumah. Saya langsung memposting foto mereka di Facebook saat mereka masih di rumah orangtua saya,” kata Aris Dwi Cahya Ningrum, dilansir dari Surya.co.id.

Tidak menyangka akan viral

Pemilik dompet, Aris Dwi Cahya Ningrum, tidak menyangka kalau postingannya menjadi viral.

“Tidak ada niat apa-apa saat mengunggah foto keempat pramuka itu di akun Facebook dan menyangka kalau postingannya menjadi viral,” katanya.

Travis dan Nur Hamid, dua dari empat pramuka penggalang yang viral setelah mengembalikan dompet yang ditemukan di pinggir jalan ke pemiliknya saat dipanggil di ruang guru di SMPN 8 Kota Blitar, Jumat (9/8/2019). (Surya.co.id)

Awalnya, dia hanya terharu dengan sikap empat siswa yang sangat jujur mengembalikan barang-barang miliknya yang jatuh di pinggir jalan. Mereka bersepeda dari Klempok hingga Sentul sekitar 8 km untuk mengembalikan dompet milik Aris yang berisi uang Rp 900.000.

Di foto yang diunggah tampak keempat bocah sedang duduk di kursi ruang tamu sebuah rumah. Dua bocah memakai seragam SD dan dua lagi mengenakan seragam SMP. Tiga dari empat bocah tampak sedang minum teh kemasan.

Ya Allah nak… Ini real ya.. Dompet saya jatuh dan di dalam ada uang Rp 900 rb… Dan dikembalikan dari klampok sampai di sentul pipp dia ngontel gek panas” ya Allah nak.. Umur semono km jujurmen, aku jan terharu,” tulis Aris.

Keempat bocah yang viral di media sosial itu belakangan diketahui siswa kelas VII SMPN 8 Kota Blitar.

Mereka, Travis Hemar Borneo (14), Hevrian Cahya Putra Pratama (12), Nur Hamid Hidayat (13), dan Gatan Mahendra (12). Keempatnya merupakan teman sejak kecil dan tinggal di satu kelurahan, yaitu Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Mereka awalnya juga berasal dari satu SD yang sama, yaitu SDN Klampok 1 Kota Blitar.

Mendapat penghargaan dari sekolah

Kepala SMPN 8 Kota Blitar Sri Sulistijo Andajani mengaku bangga dengan sikap yang dilakukan keempat siswanya. Rencananya empat siswa tersebut akan mendapat penghargaan di acara puncak HUT ke-35 SMPN 8 Kota Blitar. Sikap keempat siswa itu bisa menjadi teladan bagi teman-temannya.

“Kami sangat bangga dengan sikap mereka. Ini menjadi kado indah di Hari Ulang Tahun SMPN 8 Kota Blitar,” kata Sri Sulistijo, Jumat (9/8/2019).

Sri mengatakan bahwa sebenarnya sekolah sudah mendengar kabar tentang empat siswanya yang viral di media sosial sejak Rabu (7/8/2019) malam. Saat itu guru yang sudah melihat postingan foto tentang keempat siswa sedang mengembalikan dompet yang ditemukan di pinggir jalan ke pemiliknya di akun Facebook Aris Dwi Cahya Ningrum.

Sekolah sudah memanggil keempat siswa itu pada Jumat (9/8/2019). Para guru ingin mendengarkan cerita keempat siswa itu saat menemukan dompet dan mengembalikan ke pemiliknya.

“Kami sudah mendengar cerita dari mereka tadi pagi,” kata Sri.

Humas SMPN 8 Kota Blitar Winarno mengatakan apa yang dilakukan keempat pramuka itu mencermikan sikap kejujuran.

Menurutnya, di era sekarang ini sikap jujur sudah menjadi barang langka. Tetapi keempat siswa itu masih memegang sikap kejujuran saat bergaul di masyarakat.

“Saya juga terharu setelah mendengar cerita mereka. Kejujuran yang sekarang ini sudah menjadi barang langka ternyata masih dipegang oleh empat siswa itu. Pendidikan karakter yang selama ini ditanamkan di sekolah berarti berjalan,” kata Winarno.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar M Sidik juga bangga dengan tindakan yang dilakukan empat siswa SMPN 8. Dinas juga akan memberikan penghargaan kepada empat siswa itu.

“Saya juga sudah menghubungi kepala sekolah agar memberikan penghargaan ke siswa,” kata M Sidik.