Bone – Di tengah suasana yang sarat makna, SMP Negeri 3 Watampone menggelar Upacara Pelantikan Pramuka Penggalang Ramu dan Kenaikan Tingkat menjadi Penggalang Rakit yang penuh kehangatan beberapa waktu lalu. Pelantikan ini mencetak sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya, para orang tua hadir langsung dan turut menyematkan Tanda Kecakapan Umum (TKU) kepada anak-anak mereka.
Acara dilangsungkan di lapangan upacara sekolah yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No. 40, Kelurahan Tibojong, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diadakan oleh Gugus Depan 23.053 dan 23.054 yang berpangkalan di SMPN 3 Watampone pada Selasa (29/7/2025).
Upacara dihadiri oleh Kepala Sekolah, Kak A. Sugiana, S.Pd., M.M., selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), bersama Kak Faharuddin, S.Pd dan Kak Musnaeni selaku ketua Gugus Depan masing-masing. Para pembina dan anggota Pramuka lainnya juga turut meramaikan kegiatan.
Dalam sambutannya, Kak A. Sugiana menekankan bahwa upacara dalam Gerakan Pramuka tidak hanya sebagai seremonial belaka, tetapi memiliki makna mendalam sebagai proses pendidikan karakter yang sistematis.
“Upacara adalah bagian penting dalam pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, serta cinta tanah air. Ini menjadi fondasi bagi generasi muda untuk menjadi warga negara yang berbudi pekerti luhur,” jelas Kak Sugiana.
Ia juga menegaskan bahwa status sebagai Penggalang Ramu dan Rakit membawa tanggung jawab moral dan kecakapan. TKU bukan hanya simbol, tapi juga amanah untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam semangat Tri Satya dan Dasa Darma.
“Selamat kepada adik-adik yang hari ini dilantik. Jadikan nilai-nilai kehormatan Pramuka sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ucapnya menyentuh.
Sebanyak tujuh pramuka dilantik pada kegiatan tersebut, yakni Diaz Saputra, Afika Ummul Khaery, dan Silvia Aulia sebagai Penggalang Rakit, serta Egi Melgiansyah, Andi Rizky Tenri Tappu, Nurhidayat Dwi Apriliansyah, dan Andi Amelia Ainun Hidayat sebagai Penggalang Ramu.
Keterlibatan langsung orang tua dalam pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis keluarga dan sekolah. Suasana haru dan bangga mewarnai acara yang sederhana namun penuh makna ini.













