Bandung – Pertama kali digelar, Kemah Keputrian ditargetkan para Pramuka Penegak Putri ini mampu memiliki kepribadian yang mandiri, berkualitas, dan berkarakter. Hal tersebut yang diterjemahkan ke dalam kegiatan Kemah Keputrian yang diselenggarakan Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung yang dipusatkan di Kwarcab Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung dari 20,21,hingga 22 Oktober 2017.
“Kemah Keputrian ini merupakan salah satu program DKC Kota Bandung yang baru pertama kali digelar pada tahun 2017. Dari hasil kegiatan, ditargetkan para pesertanya mampu memiliki kepribadian seorang perempuan yang mandiri, berkualitas, dan berkarakter,” ujar Ketua Pelaksana, Yuni Nurwahyuni di sela-sela acara, Minggu (22/10/2017).
Belajar kewirausahaan dan inner beauty
Acara bertema “Keanggunan dan Keindahan Dalam Jiwa Kesatria” diikuti 102 pramuka putri dari 30 Kwartir Ranting se-Kota Bandung. Materi kegiatan di antaranya, kepemimpinan, public speaking, table manner, pengolahan air dalam rumah tangga.

Kemah tiga hari ini juga memandu Kewirausahaan, Tata Rias dan Inner Beauty, Inspirasi Bagi Putri, Kesehatan Reproduksi Wanita, dan Kajian Islami.
“Respon para peserta sungguh luar biasa. Diharapkan pula, dengan adanya kemah keputrian ini semua penegak putri terutama di Kota Bandung mampu memiliki potensi diri yang bisa diunggulkan dan bermanfaat,” lanjut Yuni.
Kwarcab selalu mendukung program DKC
Senada dengan Yuni, Sekretaris Kwarcab Kota Bandung, Kak Taufik Hidayat berharap agar dari kegiatan ini ke depannya semua program Kwarcab Kota Bandung dapat bersinergi dengan program Pemerintah Kota Bandung.
“Kwarcab Kota Bandung sendiri pada dasarnya sangat mendukung program dari DKC. Diharapkan kedepannya banyak program Kwarcab Kota Bandung baik Bina Muda maupun Bina Wasa yang bersinergi dengan semua pihak terutama dengan Pemerintah Kota Bandung,” ujar Kak Taufik.
Dihari ketiga ini, dalam materi kajian Islami bertajuk “Pandangan Islam Terhadap Perempuan” Anita Rahayu Triani dari Great Muslimah Community mengajak para peserta agar mampu merepleksikan kembali batas-batas peranan kaum perempuan muslimah seperti menjaga diri dan memuliakan diri dalam pergaulan sehari-sehari.


















