Samarinda – Accor Hotels Group Indonesia sekali lagi merayakan tema tahunan dalam peringatan Hari Batik Nasional, yang jatuh pada 2 Oktober 2023.
Yogyakarta, yang terkenal sebagai kota Batik, telah dipilih sebagai tuan rumah peluncuran “KarnavALL Batik Nusantara,” sebuah upaya kolaboratif antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Tentara Nasional Indonesia.
Acara ini semakin meriah dengan kehadiran beberapa perwakilan Hotel Accor dari wilayah Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.
Sebagai perwakilan dari keindahan batik Kalimantan, Mercure & ibis Samarinda berkolaborasi dengan Korem 091/ASN dan Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Rem PD VI Mulawarman untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung di Aula Wira Yudha, Jumat (29/9/2023).
Acara dimulai dengan sesi olahraga kelompok dan seru-seruan Zumba, diikuti dengan workshop membuat batik dan peragaan busana bertema batik yang menampilkan karya dari berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah di sektor desain fashion Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Brigadir Jenderal TNI Yudi Ptasetiyo, Komandan Korem 091/ASN, S.IP., mengapresiasi terhadap semua kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat umum, terutama UMKM.
Ia menekankan bagaimana kolaborasi semacam ini berkontribusi pada pertumbuhan dan vitalitas industri kreatif, yang pada gilirannya merangsang perekonomian lokal.
Demikian pula, Riganda Togatorop, General Manager Mercure & ibis Samarinda, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan ekonomi kreatif di berbagai sub-sektornya.
Komitmen ini telah terbukti melalui penyelenggaraan rutin pameran UMKM yang mencakup sektor Kriya, Seni Rupa, Seni Pertunjukkan, Kuliner, Fesyen, hingga Musik sejak awal tahun.
Sesi membuat batik yang dipimpin oleh Syahril, pemilik Borneo Craft Indonesia, sebuah UMKM. Ia memperkenalkan karyanya yang merupakan batik tulis dengan nama “Batik Samarinda” atau “Batik Bekesah.”
Motif batik ini menggambarkan kekayaan alam Kaltim, khususnya kontribusinya terhadap perekonomian daerah, yang diwakili oleh batu bara dan kelapa sawit.
Selain itu, batik ini juga menggambarkan Jembatan Mahakam yang menjadi ikon Samarinda dan lumba-lumba “Pesut Mahakam” yang terancam punah, kini hanya dapat ditemukan di Desa Pela, Kota Bangun.
Setelah peluncuran Batik Samarinda, KarnavALL Batik Nusantara dilanjutkan dengan perlombaan peragaan busana yang melibatkan anggota Tentara dan anggota Persit.
Hotel Mercure & ibis Samarinda memberikan kue ulang tahun kepada Korem 091/ASN untuk merayakan Hari Ulang Tahun TNI yang ke-78. Kue simbolis ini diserahkan kepada Korps Wanita Angkatan Darat, yang turut hadir dalam acara tersebut dan menambah keseruan.
Ke depannya, diharapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia akan terus memperkuat diri, bersatu, dan berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat.













