Kamis, 14 Mei 2026
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Login
  • Register
Scout.ID
Posting
  • Warta Kita
  • Jejak Pramuka
  • Scout Face
  • Pesona Indonesia
No Result
View All Result
Scout.ID
Posting
  • Warta Kita
  • Jejak Pramuka
  • Scout Face
  • Pesona Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
Scout.ID
No Result
View All Result
Home Pesona Indonesia Cakrawala

Perayaan Maulid Nabi di Berbagai Daerah, antara Kearifan Lokal dan Tuduhan Bid’ah

Sindi Syafitri by Sindi Syafitri
13 November 2019
in Cakrawala
2.1k
A A
kirab ampyang peringatan maulid nabi di kudus
640
SHARES
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi Maulid Nabi jatuh setiap 12 Rabiul Awal kalender Hijriah.

Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi yang berbeda dalam memperingati Maulid Nabi. Pada umumnya, peringatan dilakukan dengan mengadakan pengajian di masjid, majelis taklim atau mengadakan kegiatan keagamaan lainnya.

Bid’ah atau tidak ?

Sebenarnya hukum mengenai peringatan Maulid Nabi masih menjadi perdebatan berbagai ulama. Namun diluar bid’ah atau tidak, terdapat kearifan lokal Indonesia serta tradisi unik dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW di setiap daerah.

Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam penyelenggaraannya. Keunikan itu pada dasarnya merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang sudah didapatkan.

Muludhen

muludhen peringatan maulid nabi madura
Muludhen, Peringatan Maulid Nabi di Madura (Foto: NU Online)

Muludhen adalah salah satu tradisi yang digelar oleh masyarakat di Pulau Madura, Jawa Timur saat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Acara ini biasanya diisi dengan pembacaan al-barzanji (riwayat hidup Nabi) dan ceramah keagamaan yang menceritakan kebaikan Sang Nabi semasa hidupnya untuk dijadikan sebagai tuntunan hidup dan suri tauladan.

Muludhen sering juga disebut Maulid Agung. Biasanya, para perempuan datang ke masjid atau mushola dengan membawa talam yang di atasnya berisi tumpeng. Kemudian, disekeliling tumpeng tersebut dipenuhi beragam buah yang ditusuk dengan lidi dan dilekatkan kepada tumpeng.

Bungo Lado

bungo lado peringatan maulid nabi di pariaman
Bungo Lado, Peringatan Maulid Nabi di Pariaman (Foto: Pariamantoday)

Tradisi Bungo Lado atau disebut juga bunga cabai adalah tradisi yang dimiliki warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Bungo lado merupakan pohon hias berdaunkan uang yang biasa juga disebut dengan pohon uang. Uang kertas dari berbagai nominal itu ditempel pada ranting-ranting pohon yang dipercantik dengan kertas hias.

Sumbangan uang diumpamakan dengan bunga cabai. Sumbangan bungo lado ini merupakan simbol dari rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Masyarakat dari beberapa desa akan membawa Bungo Lado. Pohon uang dari beberapa jorong (dusun) itu kemudian akan dikumpulkan dan digunakan untuk membangun rumah ibadah.

Ngalungsur Pusaka

ngalungsur pusaka peringatan maulid nabi di garut
Ngalungsur Pusaka, Peringatan Maulid Nabi di Garut (Foto: Informasi Budaya Jawa)

Ngalungsur Pusaka ini adalah salah satu peringatan maulid nabi dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Upacara Ngalungsur yaitu proses upacara ritual di mana barang-barang pusaka peninggalan Sunan Rohmat (Sunan Godog/Kian Santang) dibersihkan setiap setahun sekali.

Barang-barang pusaka tersebut dibersihkan atau dicuci dengan air bunga-bunga dan digosok dengan minyak wangi supaya tidak berkarat. Ngalungsar Pusaka biasanya bertempat Kampung Godog, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan.

Tidak hanya di Garut, ngalungsar pusaka juga dilakukan diberbagai tempat, misalnya di Banten dan di makam wali.

Pusaka tersebut merupakan simbol perjuangan dan perilaku Sunan Rohmat Suci semasa hidupnya dalam memperjuangkan agama Islam. Benda-benda pusaka tersebut dicuci dengan disaksikan oleh seluruh peserta upacara, yakni warga setempat dan para pendatang.

Kirab Ampyang

kirab ampyang peringatan maulid nabi di kudus
Kirab Ampyang, Peringatan Maulid Nabi di Kudus (Foto: ANTARA Foto)

Kirab Ampyang adalah tradisi yang berasal dari Loram Kulon, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Kirab Ampyang biasanya dilakukan di depan Masjid Wali At Taqwa saat peringatan Maulid Nabi.

Awalnya, kegiatan ini merupakan media penyiaran agama Islam di wilayah tersebut. Tradisi itu dilakukan oleh Ratu Kalinyamat dan suaminya Sultan Hadirin. Tradisi ini ialah menyajikan makanan yang dihiasi dengan ampyang atau nasi dan krupuk. Kemudian diarak keliling desa dan dido’akan oleh ulama setempat. Setelah itu, makanan dibagikan kepada warga.

Selain itu, terdapat juga penampilan sejumlah kesenian dari peserta, misalnya visualisasi tokoh-tokoh yang berjasa pada saat berdirinya Desa Loram Kulon serta visualisasi sejarah pendirian Masjid Wali At Taqwa.

Grebeg Maulud

grebeg maulud peringatan maulid nabi di yogyakarta
Grebeg Maulud, Peringatan Maulid Nabi di Yogyakarta (Foto: griyawisata)

Grebeg Maulud adalah perayaan maulid nabi pada zaman kesultanan Mataram. Menurut tokoh setempat, kata gerebeg artinya mengikuti, yaitu mengikuti sultan dan para pembesar keluar dari keraton menuju masjid untuk mengikuti perayaan Maulid Nabi, lengkap dengan sarana upacara, seperti nasi gunungan dan sebagainya.

Puncak peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW diperingati dengan menyelenggarakan upacara Grebeg Maulud, yakni upacara iringan gunungan yang dibawa ke masjid agung. Setelah itu, menggelar do’a bersama. Kemudian, sebagian gunungan dibagi-bagikan pada masyarakat umum dengan jalan diperebutkan.

Maudu Lompoa

maudu lompoa peringatan maulid nabi di takalar
Maudu Lompoa, Peringatan Maulid Nabi di Cikoang, Takalar (Foto: mongabay)

Di daerah Makassar, tepatnya di Cikoang, Takalar, Sulawesi Selatan ada sebuah tradisi menyambut Maulid Nabi. Tradisi tersebut yakni Maudu Lompoa Cikoang (dalam bahasa Makassar).

Tradisi Maudu Lompoa merupakan perpaduan dari unsur atraksi budaya dengan ritual-ritual keagamaan. Tradisi ini digelar setiap tahun di bulan Rabiul Awal berdasarkan Kalender Hijriah. Selain itu, persiapan untuk menggelar acara ini membutuhkan waktu selama empat puluh hari.

Tradisi ini diawali dengan mandi di bulan Safar yang dipimpin para sesepuh atau tetua. Pada hari H perayaan Maudu Lompoa, masyarakat Cikoang diharuskan memakai pakaian adat, berjalan beriringan sampil memikul julung-julung. kemudian, julung-julung tersebut akan diperebutkan oleh semua orang.

Julung-julung yang diperebutkan berisi telur hias, ayam, beras dimasak setengah matang, beras ketan, mukena, kain khas Sulawesi serta aksesoris lainnya. Agar lebih indah, julung-julung dilengkapi dengan kibaran kain khas Sulawesi yang berwarna-warni bak bendera terpasang di atas perahu.

Walima

walima peringatan maulid nabi di gorontalo
Walima, Peringatan Maulid Nabi di Gorontalo (Foto: Arfandi)

Di Gorontalo, peringatan Maulid Nabi dilakukan dengan tradisi walima. Walima merupakan tradisi tua semasa kerajaan-kerajaan Islam sekitar abad XVII yang dilaksanakan secara turun-temurun.

Masyarakat muslim di Gorontalo menyiapkan kue-kue tradisional, seperti kolombengi, curuti, buludeli, wapili, dan pisangi yang disusun sedemikian rupa agar lebih menarik. Kemudian diarak dari rumah menuju masjid terdekat.

Setiap kali perayaan ini, ratusan warga sudah berkumpul dan menunggu di masjid. Mereka sudah siap untuk berebutan kue walima yang disediakan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Topik Terkait

tari jaipong jawa barat

Tarian Tradisional Jawa Barat yang Unik, Bermakna dan Menghibur

17 Januari 2023
photo of a man sitting under the tree

Cara Mengembangkan Desa Wisata yang Berkelanjutan

28 Juni 2021
Destinasi Wisata yang Sangat Indah di Maluku

Destinasi Wisata yang Sangat Indah di Maluku

1 Oktober 2020

Wisata Papua Barat yang Sangat Asyik untuk Dikunjungi

29 September 2020
Objek Wisata yang Hits di Maluku Utara

Destinasi Wisata yang Sangat Mempesona di Madura

18 September 2020
wisata yang ada di Gorontalo

Deretan Destinasi Wisata Yang Ada di Gorontalo

16 September 2020

Setelah doa maulid di Masjid selesai, kue-kue tersebut diperebutkan dan dibagi-bagikan kepada warga untuk dibawa pulang ke rumah, karena hal tersebut dipercaya dapat membawa sebuah keberkahan ketika mendapatkan makanan yang sudah didoakan.

Peringatan Maulid Nabi

Indonesia memang memiliki kearifan lokal yang sangat kaya. Tradisi-tradisi turun-temurun masih tetap dilestarikan hingga saat ini. Tidak hanya peringatan Maulid Nabi, peringatan-peringatan lain pun selalu ada tradisi tersendiri.

Terlepas dari hukum memperingati Maulid Nabi yang saat ini masih diperdebatkan. Entah termasuk bid’ah atau tidak, satu hal yang harus diyakini adalah bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Sindi Syafitri

Sindi Syafitri

Mentor Muslimah Care Indonesia, Perintis UKM Literasi Triguna, Pengurus Generasi Madani Tasikmalaya Editor scout.id

Informasi Lainnya

Peluncuran Satria-1
Cakrawala

Satelit Indonesia Satria-1 Meluncur dari Landasan SpaceX

by Ira Nur Ajijah
19 Juni 2023

Roket Falcon 9 milik SpaceX menjadi pengantar yang mengantar Satelit Satria-1 meluncur dari landasan di Cape Canaveral, Florida.

Read moreDetails
stasiun telemonitor gempa bumi di banda aceh

Canggih, Kwarda NAD Punya Stasiun Prediksi Gempa Bumi Sebelum Kejadian

11 Februari 2023
tari jaipong jawa barat

Tarian Tradisional Jawa Barat yang Unik, Bermakna dan Menghibur

17 Januari 2023
Indonesia akan Punya Tiga Provinsi Baru

Indonesia akan Punya Tiga Provinsi Baru

10 April 2022
Perang antara VOC dan Kesultanan Banten, 1682.

Ketika Kompeni VOC Dibenci dan Dipuji

19 September 2021
gerhana matahari cincin

Fenomena Langka! Gerhana Matahari Cincin Api Terjadi 10 Juni 2021

4 Juni 2021
melihat gerhana matahari

NASA: Bahaya Melihat Langsung Gerhana Matahari Cincin

3 Juni 2021
indahnya gerhana matahari cincin

Gerhana Matahari Cicin 10 Juni 2021 Tidak Terlihat dari Indonesia

3 Juni 2021
gerhana matahari cincin

Gerhana Matahari Cincin Terjadi 10 Juni 2021, 15:12-20:11 WIB

2 Juni 2021
  • seragam pramuka penggalang putri

    Seragam Pramuka Penggalang Putri Lengkap dan Terbaru

    19131 shares
    Share 7652 Tweet 4783
  • Ketahui Ukuran dan Panjang Tiang Bendera Merah Putih

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Seragam Pramuka Penegak dan Pandega Putri yang Lengkap

    3737 shares
    Share 1507 Tweet 929
  • Aturan dan Tanda Pengenal pada Seragam Pramuka Siaga Putra yang Benar

    4505 shares
    Share 1803 Tweet 1126
  • Perhatikan ini Kucing Anggora yang Harganya Mahal

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Inilah Standar Seragam Pramuka Pembina Putra Terbaru

    6939 shares
    Share 2812 Tweet 1720
  • Tarian Tradisional Jawa Barat yang Unik, Bermakna dan Menghibur

    1318 shares
    Share 527 Tweet 330
  • Aturan Penggunaan Seragam Pramuka Penggalang Putra Lengkap

    3881 shares
    Share 1562 Tweet 966
  • Redaksi
  • Info Iklan
Call us: +62 816 627 811
media@scout.id

© 2015-2025 Scout.ID
PT Dexpert Corp Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta Kita
    • Berita Indonesia
    • World Scouts
    • Kwarnas
  • Scouts Face
    • Pembina Kita
    • Pramuka Pintar
    • Tokoh Pramuka
  • Artikel Pramuka
    • Daily Tips
    • Pictures
  • Pesona Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • Cakrawala
    • Faviconic
  • Agenda & Promosi
    • Promo & Jualan
    • Resensi
  • Redaksi Scout.ID
    • Tim Redaksi
    • Konten & Penulisan
    • Kebijakan Privasi
  • Scout.ID Store

© 2015-2025 Scout.ID
PT Dexpert Corp Indonesia