Sabtu, 2 Mei 2026
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Login
  • Register
Scout.ID
Posting
  • Warta Kita
  • Jejak Pramuka
  • Scout Face
  • Pesona Indonesia
No Result
View All Result
Scout.ID
Posting
  • Warta Kita
  • Jejak Pramuka
  • Scout Face
  • Pesona Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
Scout.ID
No Result
View All Result
Home Pesona Indonesia Cakrawala

Menelisik Sejarah Menarik Berdirinya Tasikmalaya dari Kebarataan Abad Ketujuh

Sindi Syafitri by Sindi Syafitri
27 November 2019
in Cakrawala
1.6k
A A
rumah bupati tasikmalaya tempo doeloe
473
SHARES
1.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tasikmalaya adalah salah satu nama daerah di Provinsi Jawa Barat. Banyak sekali sebutan untuk Kota yang istimewa ini, Kota Resik, Kota Santri, Mutiara Priangan Timur, Delhi Van Java dan sebutan lainnya.

Sebutan-sebutan yang diberikan merupakan salah satu ciri yang mencerminkan kebudayaan Tasikmalaya. Lahirnya sebutan-sebutan tersebut, berawal dari nama Tasikmalaya sendiri yang memiliki sejarah yang cukup panjang yang harus diketahui.

Kerajaan Galuh penguasa pemerintahan kebarataan

Pada abad ke-7 hingga abad ke-12, wilayah yang saat ini dikenal dengan nama Tasikmalaya, terdapat suatu bentuk Pemerintahan Kebataraan dengan pusat pemerintahan berada di sekitar Galunggung.

Pemerintahan Kebataraan dikuasai oleh raja-raja yang berasal dari Kerajaan Galuh. Pada masa itu, seorang raja baru dianggap sah bila mendapat persetujuan Batara yang bertahta di Galunggung. Jadi, Batara merupakan jabatan tertinggi di Tasikmalaya pada masa itu.

Batara atau sesepuh yang memerintah pada masa itu yakni Batara Semplakwaja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang. Namun pada masa Batara Hyang, bentuk pemerintahan mengalami perubahan yang awalnya kebataraan, berubah menjadi kerajaan.

Batari Hyang raja galunggung pertama

Kerajaan Galunggung mulai berdiri pada tanggal 13 Bhadrapada 1033 Saka, atau 21 Agustus 1111. Penguasa pertama Kerajaan Galunggung adalah Batari Hyang. Hal itu didasarkan pada penemuan Prasasti Geger Hanjuang di Desa Linggawangi Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Prasasti ini sebagai bukti otentik dari adanya Kerajaan Galunggung.

Prasasti berupa batu hitam bertuliskan Sunda itu ditemukan K.F Holle pada tahun 1877. Prasasti Geger Hanjuang yang mempunyai ukuran tinggi 80 cm dan lebar 60 cm itu berisi bahasa Sunda kuno yang berbunyi tra ba i guna apuy na sta gomati sakakala ru mata k disusu(k) ku batari hyang pun. Artinya pada tahun1033 (Saka) (ibukota) Ruma(n) tak diperkuat (pertahanannya) oleh Batari Hyang.

Sang Batari memberikan ajaran yang dikenal sebagai Sang Hyang Siksakandang Karesian. Ajarannya ini masih dijadikan ajaran resmi pada zaman Prabu Siliwangi (1482-1521 M) yang bertahta di Pakuan Pajajaran. Kerajaan Galunggung ini bertahan sampai 6 raja berikutnya yang masih keturunan Batari Hyang.

Kekuasaan Sri Gading Anteg

Selanjutnya, pemerintahan berada di Sukakerta dengan ibu kota di Dayeuh Tengah (sekarang wilayah Salopa) yang merupakan salah satu daerah bawahan dari Kerajaan Pajajaran. Penguasa pertama adalah Sri Gading Anteg yang masa hidupnya sezaman dengan Prabu Siliwangi.
Dalem Sukakerta sebagai penerus tahta diperkirakan sezaman dengan Prabu Surawisesa 1521-1535 M Raja Pajajaran yang menggantikan Prabu Siliwangi.

Piagam Sultan Agung Mataram

Setelah melalui perkembangan dari masa ke masa, pembentukan Kabupaten Tasikmalaya tidak terlepas dari piagam Sultan Agung Mataram. Piagam itu dikeluarkan akibat dari penahanan Wedana Priangan Pengeran Dipati Rangga Gede oleh Mataram. Jabatan itu diberikan oleh Sultan Agung Mataram kepada Dipati ukur, namun dengan syarat harus merebut wilayah Batavia dari pasukan VOC.

Berdasar informasi yang disampaikan Peneliti Sejarah Kabupaten Tasikmalaya, Muhajir Salam, pada tahun 1628 Sultan Agung memerintahkan Dipati Ukur membantu pasukan mataram untuk merebut Batavia. Namun, usahanya gagal. Akhirnya, Dipati Ukur dan pasukannya membangkang terhadap mataram, karena menyadari bahwa kegagalan pasti akan diganjar hukuman.

Ki Warawangsa, Tumenggung Wiradadaha Bupati Sukapura

Karena Dipati Ukur dan pasukannya tidak juga menampakkan batang hidungnya, maka Sultan Agung Mataram meminta kepada beberapa penguasa priangan untuk mencari dan menangkap Dipati Ukur. Atas prestasinya menangkap Dipati Ukur, Ki Wirawangsa yang merupakan penguasa Umbur Sukakerta sebagai bagian dari Kerajaan Mataram diangkat menjadi Bupati Sukapura dengan gelar Tumenggung Wiradadaha.

Pengukuhan ki Wirawangsa juga dimaknai sebagai awal pembebasan Sukapura dari pengaruh Mataram. Saat itu, mataram memungut upeti. Namun, sejak itu Bupati Sukapura dibebaskan dari kewajiban upeti.

Topik Terkait

tari jaipong jawa barat

Tarian Tradisional Jawa Barat yang Unik, Bermakna dan Menghibur

17 Januari 2023
photo of a man sitting under the tree

Cara Mengembangkan Desa Wisata yang Berkelanjutan

28 Juni 2021
Destinasi Wisata yang Sangat Indah di Maluku

Destinasi Wisata yang Sangat Indah di Maluku

1 Oktober 2020

Wisata Papua Barat yang Sangat Asyik untuk Dikunjungi

29 September 2020
Objek Wisata yang Hits di Maluku Utara

Destinasi Wisata yang Sangat Mempesona di Madura

18 September 2020
wisata yang ada di Gorontalo

Deretan Destinasi Wisata Yang Ada di Gorontalo

16 September 2020

Masa kepemimpinan Raden Jaya Manggala

Setelah pengangkatan Ki Wirawangsa sebagai Bupati, Ibukota Sukapura yang awalnya di Dayeuh Tengah yang sekarang masuk Kecamatan Salopa berpindah ke Leuwi loa atau Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja.

Setelah Ki Wirawangsa atau Wiradadaha I wafat, diganti oleh putranya Raden Jaya Manggala. Periode Perpindahan Ibukota dari Sukapura ke Manonjaya terjadi karena kekuasaan Sukapura cukup luas membentang dari sebagaian wilayah Kabupaten Garut hingga Kabupaten Pangandaran saat ini. Perpindahan itu terjadi pada kekuasaan Wiradadaha VIII.

Wiradadaha XI sukses membangun Manonjaya

Setelah Wiradadaha VIII wafat, kemudian kekuasaan digantikan oleh adiknya R.T Danuningrat dengan gelar Wiradadaha XI dan berhasil membangun Kota Manonjaya. Manonjaya menjadi Ibu Kota berlangsung selama tiga periode, yakni pada masa kepemimpinan Raden Rangga Wiradimanggala atau Bupati Sukapura X, Raden Wiraadegdaha atau Bupati Sukapura XI, dan R.T Wirahadiningrat atau Bupati Sukapura XII.

Perubahan Sukapura Menjadi Tasikmalaya

Pada masa pemerintahan Raden Rangga Wiratanuwangsa atau R.T Prawiraadiningrat atau Bupati Sukapura XII yang memerintah tahun 1901-1908, Ibu Kota Berpindah dari Manonjaya ke Sukapura pada tanggal 1 Oktober 1901. Kemudian, nama Kabupaten Sukapura berubah menjadi Kabupaten Tasikmalaya pada masa pemerintahan R.T Wiratanuningrat, pada 1 Januari 1913.

R.T Wiratanuningrat diangkat oleh Pemerintah Belanda menjadi Bupati Tasikmalaya pertama sesuai perubahan nama. Ia memimpin hingga tahun 1937.

Sindi Syafitri

Sindi Syafitri

Mentor Muslimah Care Indonesia, Perintis UKM Literasi Triguna, Pengurus Generasi Madani Tasikmalaya Editor scout.id

Informasi Lainnya

Peluncuran Satria-1
Cakrawala

Satelit Indonesia Satria-1 Meluncur dari Landasan SpaceX

by Ira Nur Ajijah
19 Juni 2023

Roket Falcon 9 milik SpaceX menjadi pengantar yang mengantar Satelit Satria-1 meluncur dari landasan di Cape Canaveral, Florida.

Read moreDetails
stasiun telemonitor gempa bumi di banda aceh

Canggih, Kwarda NAD Punya Stasiun Prediksi Gempa Bumi Sebelum Kejadian

11 Februari 2023
tari jaipong jawa barat

Tarian Tradisional Jawa Barat yang Unik, Bermakna dan Menghibur

17 Januari 2023
Indonesia akan Punya Tiga Provinsi Baru

Indonesia akan Punya Tiga Provinsi Baru

10 April 2022
Perang antara VOC dan Kesultanan Banten, 1682.

Ketika Kompeni VOC Dibenci dan Dipuji

19 September 2021
gerhana matahari cincin

Fenomena Langka! Gerhana Matahari Cincin Api Terjadi 10 Juni 2021

4 Juni 2021
melihat gerhana matahari

NASA: Bahaya Melihat Langsung Gerhana Matahari Cincin

3 Juni 2021
indahnya gerhana matahari cincin

Gerhana Matahari Cicin 10 Juni 2021 Tidak Terlihat dari Indonesia

3 Juni 2021
gerhana matahari cincin

Gerhana Matahari Cincin Terjadi 10 Juni 2021, 15:12-20:11 WIB

2 Juni 2021
  • seragam pramuka penggalang putri

    Seragam Pramuka Penggalang Putri Lengkap dan Terbaru

    19093 shares
    Share 7637 Tweet 4773
  • Seragam Pramuka Penegak dan Pandega Putri yang Lengkap

    3720 shares
    Share 1501 Tweet 925
  • Aturan dan Tanda Pengenal pada Seragam Pramuka Siaga Putra yang Benar

    4484 shares
    Share 1794 Tweet 1121
  • Inilah Standar Seragam Pramuka Pembina Putra Terbaru

    6927 shares
    Share 2807 Tweet 1717
  • Ketahui Ukuran dan Panjang Tiang Bendera Merah Putih

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Seragam Pramuka Siaga Putri Terkini dan Terlengkap

    6304 shares
    Share 2522 Tweet 1576
  • Tanda Kecakapan Umum Dalam Gerakan Pramuka

    1865 shares
    Share 746 Tweet 466
  • Aturan Seragam Pramuka Penegak dan Pandega Putra

    2073 shares
    Share 877 Tweet 499
  • Redaksi
  • Info Iklan
Call us: +62 816 627 811
media@scout.id

© 2015-2025 Scout.ID
PT Dexpert Corp Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta Kita
    • Berita Indonesia
    • World Scouts
    • Kwarnas
  • Scouts Face
    • Pembina Kita
    • Pramuka Pintar
    • Tokoh Pramuka
  • Artikel Pramuka
    • Daily Tips
    • Pictures
  • Pesona Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • Cakrawala
    • Faviconic
  • Agenda & Promosi
    • Promo & Jualan
    • Resensi
  • Redaksi Scout.ID
    • Tim Redaksi
    • Konten & Penulisan
    • Kebijakan Privasi
  • Scout.ID Store

© 2015-2025 Scout.ID
PT Dexpert Corp Indonesia