
Motivasi belajar siswa perlu terus dipompa agar mereka punya semangat dan antusias dari dalam dirinya. Orang tua banyak yang bingung apa penyebab motivasi belajar siswa menurun drastis. Mereka membutuhkan tip praktis bagaimana menumbuhkan motivasi belajar siswa secara permanen.
Seberapa Pentingkah Motivasi Belajar Siswa?
Sebuah pertanyaan penting, apakah motivasi belajar siswa urgen untuk dibahas? Siswa dan peserta didik sangat membutuhkan suntikan motivasi dan semangat dari orang dekatnya, terutama orang tua dan guru.
Mereka adalah sekelompok anak yang masih belum mempunyai pendirian dan prinsip yang kokoh. Mereka belum punya dorongan semangat untuk menjadi pribadi yang berkarakter, mempunyai kepribadian unggul.
Menggali Penyebab Kesulitan Belajar Siswa
Sebelum memberi motivasi dan semangat belajar pada siswa dan peserta didiknya. Seorang guru perlu menggali lebih dalam, apa penyebab kesulitan belajar yang siswa hadapi?
Tanpa memahami kesulitan apa yang mereka hadapi, mustahil para guru bisa memberikan dorongan motivasi yang tepat pada peserta didiknya. Nonsense!
Ibarat seorang dokter yang membuka praktek pengobatan. Sebelum mereka memberi resep obat, tentu mereka mencari tahu, apa sakit yang pasien derita. Mereka akan menggali pasien lebih dalam lagi dengan bertanya, menganalisa gejala, riwayat dan ahirnya bisa mengambil kesimpulan sakit apa yang pasien derita. Baru mereka bisa memberikan resep obat yang tepat.
Baca juga: David: No Time to Waste, It’s the Time to Find Out who You are
Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa
Guru dan pendidik sudah melakukan diagnosa gejala atas masalah yang siswa hadapi. Ternyata, mereka mengalami penurunan semangat belajar dan kurang bergairah. Selanjutnya, guru dan pendidik bisa memberikan motivasi dan energi kepada mereka agar semangatnya menyala kembali.
Berikut kiat praktis cara menumbuhkan semangat belajar siswa:
Ajak Mereka Berfikir Masa Depan
Orang tua dan guru bisa mengajak siswa dan peserta didik untuk berdiskusi dan bertukar pikiran. Ngobrol dari hati ke hati. Ini sangat efektif membangkitkan kesadaran mereka tentang pentingnya masa depan. Sulit mengajak siswa melakukan apapun bila mereka tidak punya semangat dari dalam (self driven).
Maka para guru dan pendidik perlu membuka mindset dan pola pikir mereka bahwa mereka punya masa depan yang sangat cerah. Tetapi untuk meraih masa depan yang indah dan gilang gemilang, perlu adanya perjuangan. Cara terbaik untuk berjuang meraih masa depan adalah dengan belajar dan banyak membaca.
Tanamkan Rasa Optimis
Tanpa guru sadari, banyak siswa yang ogah belajar dan malas membaca. Bukan karena mereka nggak punya impian dan cita-cita tentang masa depan. Bukan!
Tetapi mereka nggak punya semangat. Boleh jadi karena mereka minder dan jauh dari perasaan optimis. Maka, pendidik perlu menanamkan karakter optimis kepada para siswa sejak dini.
Gali Potensi Diri Mereka
Banyak siswa yang nggak punya semangat belajar. Apa alasannya? Karena mereka belum tahu potensi apa yang ada dalam diri mereka.
Padahal, mereka punya potensi luar biasa untuk meraih sukses di masa depan. Guru dan pendidik perlu hadir untuk memberikan semangat dan motivasi ada mereka. Tanap mereka sadari, dalam diri mereka ada raksasa sukses yang perlu di bangunkan.
Baca juga: Santika Damayanti: Jangan Mengingat Kebaikan Kita Kepada Orang Lain
Contoh Motivasi Belajar Siswa
Banyak guru dan pendidik yang merasa risau dan galau tentang siswa didiknya. Mereka berangkat ke sekolah tiap hari tapi nggak punya motiasi dan semangat untuk belajar. Maka, guru perlu contoh motivasi balajar siswa yang benar. Berikut beberapa contoh motovasi belajar siswa:
“Anak-anak, kalian sudah besar. Saatnya kalian mandiri ya”.
“Kamu punya masa depan yang cerah. Saatnnya kamu bangkit dari tidurmu”
“Tuhan nggak bakal merubah kamu selama kamu nggak mau berubah”
“Tahukan kalian, nggak ada orang yang gagal. Yang ada itu orang yang nggak mau mencoba”
Kesimpulan
Setiap orang butuh motivasi untuk bangkit dan berubah. Para siswa sangat butuh guru yang peduli pada mereka. Kepedulian guru bisa berbentuk pemberian motivasi belajar siswa agar mereka mau berubah.
Motivasi ibarat charger HP yang sangat dibutuhkan untuk mengisi energinya kembali. Begitu juga dengan motivasi, pelajar di usia merka yang masih labil, mereka sangat butuh sentuhan motivasi dari para gurunya.











